BulunganKU.ID – Rangkaian perhelatan akbar Festival Sungai Kayan tahun 2025 yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, sejak 6 Oktober, resmi ditutup pada hari Rabu (8/10/2025). Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si, didampingi Wakil Bupati Kilat, A.Md, dan Sekretaris Daerah Ir. H. Risdianto, S.Pi., M.Si.
Acara penutupan yang meriah diwarnai oleh tontonan seru partai final lomba dayung tradisional di Sungai Kayan, yang menampilkan kelas putra dan putri 50 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk 74 kepala desa, 7 kelurahan, 10 kecamatan, dan para camat, atas dukungan penuh mereka dalam menyukseskan festival ini. Ia juga secara khusus berterima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bulungan yang telah menonton dan menyaksikan langsung Festival Sungai Kayan.
“Sejak hari pertama, kita bisa bersama-sama menjaga situasi damai, aman, dan kita bisa sampai pada hari Rabu ini menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Festival Sungai Kayan,” ujar Bupati Syarwani.
Bupati Syarwani menegaskan komitmennya menjadikan Festival Sungai Kayan sebagai agenda rutin pemerintah daerah setiap tahun. Ia berharap acara ini akan tetap diselenggarakan pada momentum Hari Jadi Bulungan di tahun 2026 mendatang.
“Ini menjadi upaya kita menjaga tradisi Sungai Kayan kita, tradisi masyarakat kita yang ada di Kabupaten Bulungan, dan sekaligus upaya kita mencintai dan melestarikan Sungai Kayan yang menjadi kebanggaan kita semuanya,” tambah Syarwani.
Festival ini tidak hanya sukses dari sisi budaya dan olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif signifikan bagi perekonomian lokal. Bupati Bulungan menyebutkan, selama pelaksanaan kegiatan, terjadi perputaran uang kurang lebih 500 juta rupiah, khususnya bagi para pengusaha UMKM. Angka ini menunjukkan dampak ekonomi yang baik dan positif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Bulungan.













