Kembali ke Beranda
Bulungan

Tekan Risiko Banjir, Wabup Bulungan Tekankan Pentingnya Reboisasi

Ditulis oleh Admin Utama Senin, 04 Mei 2026 - 16:00 WITA
Foto Berita

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menegaskan bahwa upaya pemulihan lingkungan melalui reboisasi bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memitigasi risiko bencana alam yang mengancam wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Bulungan saat meninjau langsung kegiatan penanaman pohon di Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Bulungan, jajaran TNI dari Kodim 0903/Bulungan, sektor swasta, dan masyarakat setempat.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi tentang menanam komitmen bersama untuk masa depan lingkungan kita,” ujar Wakil Bupati di sela-sela aksi penanaman di area PT Benamakmur Selaras Sejahtera.

Kegiatan reboisasi tahun 2026 ini menitikberatkan pada pencegahan bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, yang kerap dipicu oleh degradasi lahan dan deforestasi.

Wabup menilai, keterlibatan berbagai elemen—mulai dari aparat keamanan hingga dunia usaha—menunjukkan adanya kesadaran kolektif terhadap tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Kodim 0903/Bulungan dan PT Benamakmur Selaras Sejahtera yang telah memfasilitasi gerakan ini.

“Kerusakan lingkungan dapat meningkatkan risiko bencana yang berdampak langsung pada kehidupan warga. Oleh karena itu, sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar upaya pelestarian berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Salah satu poin penting yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah aspek keberlanjutan. Pemkab Bulungan mengingatkan bahwa keberhasilan reboisasi tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, melainkan berapa banyak pohon yang berhasil tumbuh hingga memberikan manfaat nyata.

"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi diikuti dengan pemeliharaan yang baik agar memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem," tambah Wabup.

Peran dunia usaha juga disebut sebagai pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan di Bulungan. Kontribusi aktif perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian alam.

Melalui aksi nyata di Desa Tengkapak ini, masyarakat diajak untuk mulai memandang pohon sebagai investasi masa depan. Menanam pohon hari ini dianggap sebagai langkah krusial untuk menjaga kualitas hidup dan menjamin ketangguhan daerah dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.

Dengan semangat kolaborasi, satu bibit yang ditanam diharapkan menjadi simbol harapan bagi Kabupaten Bulungan yang lebih hijau, lestari, dan aman dari ancaman bencana.

Kembali ke Halaman Utama