Kembali ke Beranda
Bulungan

Bulungan Job Fair Buka 672 Lowongan, 853 Lamaran Masuk Selama Dua Hari

Ditulis oleh Admin Utama Selasa, 09 Juni 2026 - 15:00 WITA
Foto Berita

Bulungan Job Fair 2026 yang berlangsung pada 9-10 Juni di Gedung Wanita Tanjung Selor menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh akses informasi lowongan kerja yang lebih luas sekaligus mengikuti proses rekrutmen secara langsung dari perusahaan. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bulungan tersebut diikuti 23 perusahaan dengan total 672 lowongan pekerjaan. Hingga penutupan kegiatan, tercatat 470 pencari kerja telah mendaftarkan diri melalui Kartu AK-1, sementara jumlah lamaran yang masuk mencapai 853 berkas.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bulungan, Hasanuddin, menjelaskan kegiatan job fair memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk memperoleh informasi mengenai peluang kerja di Kabupaten Bulungan maupun kesempatan bekerja di luar negeri secara legal dan aman. "Melalui job fair ini, para pencari kerja dapat memperoleh akses informasi lowongan kerja yang lebih luas, mengikuti proses rekrutmen secara langsung, serta mendapatkan wawasan mengenai peluang kerja yang tersedia," katanya.

Di balik tingginya antusiasme masyarakat, panitia masih menemukan sejumlah kendala selama kegiatan berlangsung. Salah satunya adalah banyak pelamar yang belum mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti proses seleksi.

Selain itu, tidak semua perusahaan yang diundang dapat berpartisipasi karena masing-masing memiliki jadwal perekrutan tenaga kerja yang berbeda. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah perusahaan peserta belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia di berbagai sektor usaha.

Hasanuddin menjelaskan masih banyak pelamar yang belum memahami tata cara penyusunan surat lamaran kerja yang baik. Beberapa berkas yang diterima hanya berisi kartu pencari kerja tanpa dilengkapi surat lamaran, fotokopi ijazah maupun dokumen pendukung lainnya. "Masih ditemukan surat lamaran yang tidak mencantumkan jabatan yang dilamar, bahkan ada yang hanya menyerahkan kartu pencari kerja tanpa berkas pendukung lainnya," katanya.

Panitia juga menemukan sebagian pelamar hadir dengan penampilan yang kurang rapi dan kurang sesuai untuk mengikuti proses rekrutmen.

Menurut Hasanuddin, penampilan yang baik merupakan bagian dari kesiapan pencari kerja dalam menghadapi proses seleksi yang dilakukan perusahaan.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bulungan berencana menggelar job fair mini yang melibatkan tiga hingga lima perusahaan dalam setiap kegiatan. Program tersebut direncanakan dapat dilaksanakan dua hingga tiga kali dalam setahun untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh informasi pekerjaan.

Selain itu, pengembangan job fair secara daring juga menjadi agenda berikutnya guna memudahkan pencari kerja mengakses informasi lowongan kerja.

Hasanuddin berharap perusahaan yang mengikuti kegiatan serupa dapat menyampaikan perkembangan proses rekrutmen kepada para pelamar. "Karena informasi mengenai tahapan seleksi yang sedang berjalan penting untuk memberikan kepastian kepada pencari kerja," katanya.

Kepada para pencari kerja, Hasanuddin berharap mereka terus meningkatkan kompetensi diri, mempelajari cara menyusun curriculum vitae (CV) yang baik, serta mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja. "Karena kesiapan kompetensi, kualitas berkas lamaran, dan kemampuan saat wawancara menjadi faktor penting dalam proses rekrutmen tenaga kerja," katanya.

Suasana kegiatan selama dua hari berlangsung cukup ramai dengan kehadiran ratusan pencari kerja yang memanfaatkan kesempatan bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan peserta. Para pelamar menyerahkan berkas lamaran, berkonsultasi mengenai persyaratan kerja, serta memperoleh informasi terkait kebutuhan tenaga kerja dari berbagai sektor usaha yang beroperasi di Kabupaten Bulungan.

Kembali ke Halaman Utama