Kembali ke Beranda
Bulungan

Bupati Bulungan Bersama Umat Buddha Tanam Pohon Bodhi di Kebun Raya Bundayati: Waisak Jadi Momentum Merawat Bumi.

Ditulis oleh Admin Utama Minggu, 31 Mei 2026 - 15:33 WITA
Foto Berita

Momentum Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE / 2026 menjadi lebih bermakna bagi umat Buddha Tanjung Selor. Bertepatan dengan peringatan Waisak, Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., bersama umat Buddha Tanjung Selor melaksanakan penanaman Pohon Bodhi di Kebun Raya Bundayati, Minggu pagi, 31 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan komitmen untuk menjaga alam. Pohon Bodhi, yang memiliki makna penting dalam tradisi Buddhis sebagai simbol kebijaksanaan dan pencerahan, ditanam sebagai wujud nyata bahwa pengembangan spiritual keagamaan harus berjalan selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua Panitia Pelaksana, Hendy Dermawan, menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan dari umat Buddha kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan yang telah memberikan izin dan dukungan sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan di Kebun Raya Bundayati.

Menurut Hendy, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan umat Buddha Bulungan terhadap program Eco Teologi Kementerian Agama Republik Indonesia. Melalui gerakan ini, umat beragama diajak untuk melihat bahwa nilai-nilai spiritual tidak hanya diwujudkan dalam ibadah, tetapi juga dalam tindakan nyata menjaga bumi, merawat alam, dan melestarikan lingkungan.

“Penanaman Pohon Bodhi ini adalah langkah kecil, tetapi memiliki makna besar. Umat Buddha ingin turut hadir dan berkontribusi dalam menjaga keseimbangan alam, sekaligus mendukung program konservasi hijau berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Bulungan,” ujar Hendy.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada umat Buddha yang telah ikut berpartisipasi dalam program Pemerintah Kabupaten Bulungan. Sebelumnya, umat Buddha juga telah turut serta dalam kegiatan pelepasan ikan di danau Kebun Raya Bundayati, dan kini kembali berkontribusi melalui penanaman Pohon Bodhi.

Bupati menegaskan bahwa Kebun Raya Bundayati adalah milik seluruh warga Kabupaten Bulungan. Karena itu, keberadaannya harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan bersama secara bertanggung jawab.

“Kebun Raya Bundayati adalah milik kita semua. Apa yang telah dibangun pemerintah harus kita jaga bersama. Partisipasi masyarakat sangat penting agar kawasan ini terus hidup, berkembang, dan memberi manfaat bagi banyak orang,” demikian pesan yang disampaikan Bupati dalam kegiatan tersebut.

Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 telah direncanakan pembangunan rumah adat tiga suku yang ada di Kabupaten Bulungan serta amphitheater di kawasan Kebun Raya Bundayati. Ke depan, sarana tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, memperkenalkan seni dan budaya, serta memperkuat identitas daerah.

Dengan demikian, fungsi Kebun Raya Bundayati akan semakin lengkap. Tidak hanya sebagai ruang konservasi dan rekreasi, tetapi juga sebagai sarana pendidikan, olahraga, seni, budaya, dan ruang perjumpaan masyarakat.

Hendy Dermawan juga menyampaikan bahwa kegiatan penanaman Pohon Bodhi ini turut melibatkan pemuda-pemudi serta anak-anak dari Sekolah Buddhis Paramita. Keterlibatan generasi muda ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter dan cinta lingkungan sejak dini.

Menurutnya, anak-anak perlu dikenalkan dengan kegiatan alam secara langsung agar mereka tumbuh dengan kepedulian terhadap bumi, lingkungan, dan kehidupan di sekitarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD dan Literasi Kabupaten Bulungan, Ibu Sri Nur Handayani, S.Pd. Beliau mengapresiasi pelibatan anak-anak sekolah dalam kegiatan di Kebun Raya Bundayati. Menurutnya, aktivitas pendidikan tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Kebun raya juga dapat menjadi ruang belajar terbuka yang menyenangkan, sehat, dan bermakna bagi anak-anak.

Kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa Waisak bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk menanam kebajikan, merawat bumi, dan memperkuat kebersamaan. Dari Kebun Raya Bundayati, umat Buddha Tanjung Selor mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, merawat kerukunan, mencintai lingkungan, dan ikut membangun Bulungan dengan semangat kebijaksanaan serta cinta kasih.

Melalui penanaman Pohon Bodhi ini, harapan itu ditanam bersama: agar Bulungan tumbuh menjadi daerah yang damai, hijau, rukun, dan penuh harapan.

Kembali ke Halaman Utama