Resmikan AMDK Kayanku;Bupati Bulungan Wajibkan Ritel Modern Sediakan Etalase Produk Lokal
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Danum Benuanta secara resmi meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal bermerek "Kayanku".
Peresmian yang dilangsungkan pada Senin (6/7/2026) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sabanar Lama ini, dihadiri langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani didampingi Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md. Kehadiran unit usaha ini diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendukung kemandirian ekonomi daerah.
Bupati Syarwani secara khusus mengajak seluruh warganya untuk bangga mengonsumsi produk lokal buatan putra-putri daerah ini.
"Dan kesempatan ini saya mengundang dan mengajak masyarakat Kabupaten Bulungan untuk kita bersama-sama mencintai produk yang dilahirkan dan dihadirkan oleh Danum Benuanta," ujar Syarwani di sela-sela peluncuran.
Ia juga menginstruksikan aparatur pemerintah untuk menjadi contoh di masyarakat. "Tapi paling tidak, contoh yang melakukan yang pertama itu adalah di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Bulungan," tegasnya.
Dari sisi teknis, Direktur Perumda Danum Benuanta memaparkan bahwa pabrik AMDK tersebut mampu memproduksi hingga 2.400 botol per jam. Air baku bersumber dari Sungai Kayan yang diolah melalui dua tahapan ketat, yakni proses di Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM, kemudian dikelola secara khusus di mesin AMDK.
Menanggapi proses tersebut, Bupati Syarwani menekankan pentingnya pengawasan kualitas air secara konsisten.
"Jadi kita ingatkan dengan teman-teman di Danum Benuanta untuk memastikan keamanan dan higienitas produk ini benar-benar terjamin," kata Syarwani.
Pemeriksaan, lanjut Bupati, tidak boleh hanya dilakukan di bagian hilir produksi. "Bahkan saya sampaikan tadi, minimal mungkin jika diperlukan 3 bulan sekali diadakan pengecekan, termasuk melibatkan institusi yang memang memiliki kegunaan untuk melakukan uji laboratorium berkala," imbuhnya.
Untuk tahap awal, produk air minum dengan tingkat keasaman normal di angka pH 6,7 ini didistribusikan khusus di wilayah Kabupaten Bulungan di bawah tanggung jawab PT Bulungan Persada Mandiri (Perseroda).
Guna memperluas jangkauan pasar, Pemkab Bulungan mengambil langkah tegas dengan mewajibkan seluruh ritel modern di wilayahnya untuk turut mendukung pemasaran produk lokal.
"Tentu dalam izin operasional seluruh gerai-gerai modern yang ada di Tanjung Selor, yaitu Kabupaten Bulungan ini, kita sudah minta paling tidak itu bisa menyiapkan etalase untuk produk-produk lokal," tegas Syarwani.
Terkait harga jual di pasaran, Syarwani menjamin bahwa AMDK Kayanku dirancang agar ramah di kantong seluruh kalangan masyarakat.
"Harganya kita pastikan di bawah harga yang sudah biasa kita konsumsi," pungkasnya.