Wujudkan Adminduk Inklusif, Disdukcapil Bulungan Gelar Layanan Khusus Disabilitas di Faqih Hasan Center
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan menggelar pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) khusus bagi warga penyandang disabilitas pada Selasa (14/07/2026). Kegiatan "jemput bola" yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dipusatkan di Gedung Yayasan Faqih Hasan Center, Kabupaten Bulungan.
Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Bulungan, Jamaluddin Saleh, serta dihadiri oleh Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Faqih Hasan Centre, Hassanudin.
Kehadiran kedua tokoh ini menegaskan komitmen bersama dalam memberikan kemudahan akses layanan publik bagi kelompok rentan.
Tiga Layanan Utama Terintegrasi Dalam kegiatan ini, petugas Disdukcapil memberikan tiga jenis pelayanan adminduk utama yang dapat langsung diselesaikan di tempat, meliputi:
-Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD): Transformasi dokumen kependudukan ke dalam genggaman smartphone.
-Perekaman, Penggantian Foto, dan Cetak Ulang KTP Elektronik (KTP-el): Membantu warga yang mengalami kerusakan fisik kartu atau membutuhkan pembaruan data foto terbaru.
-Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA): Pemenuhan hak identitas bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Kepala Disdukcapil Bulungan, Jamaluddin Saleh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghapus sekat birokrasi bagi warga berkebutuhan khusus.
"Kami ingin memastikan keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi warga Bulungan untuk mendapatkan dokumen kependudukan resmi. Dokumen adminduk ini sangat krusial karena menjadi pintu masuk utama bagi mereka untuk mengakses berbagai program bantuan sosial, jaminan kesehatan, hingga layanan pendidikan dari pemerintah," ujar Jamaluddin.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Faqih Hasan Center, Hassanudin, yang menginisiasi kolaborasi ini, menyampaikan apresiasi mendalam atas respon cepat dan kehadiran tim Disdukcapil di lapangan. Ia menyebut program ini sangat membantu meringankan beban mobilitas para penyandang disabilitas.
"Bagi rekan-rekan disabilitas, perjalanan menuju kantor dinas seringkali menjadi tantangan tersendiri baik dari segi transportasi maupun aksesibilitas gedung. Dengan hadirnya pelayanan langsung di yayasan kami, hambatan tersebut dapat terpangkas sepenuhnya. Kami berharap kolaborasi humanis seperti ini bisa terus berjalan secara berkala," ungkap Hassanudin.
Kegiatan pelayanan khusus ini berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari puluhan warga penyandang disabilitas beserta keluarga pendamping yang merasa sangat terbantu dengan adanya kemudahan layanan gratis tersebut.