Kembali ke Beranda
Advetorial

Pemkab Bulungan dan BPN Kerja Sama Integrasi Data, Syarwani: Upaya Validasi Pajak dan PAD

Ditulis oleh Admin Utama Jumat, 27 Februari 2026 - 13:15 WITA
Foto Berita

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan resmi menjalin sinergi strategis dengan Kantor Pertanahan (BPN/ATR) Kabupaten Bulungan melalui kesepakatan pemanfaatan data bidang tanah dan objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) ini dilakukan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, bersama Kepala Kantor BPN Bulungan, Muhammad Eka Diana, di Ruang Rapat Bupati Bulungan, Jumat (27/02/2026).

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan akurasi data perpajakan guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Bulungan Syarwani mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah maju dalam melakukan validasi data. Dengan "mengawinkan" data Nomor Induk Bidang (NIB) dari BPN dengan data wajib pajak (PBB-P2) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), potensi kebocoran pajak dapat diminimalisir.

"Data yang tidak valid sering kali dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menghindari pajak selama bertahun-tahun. Dengan integrasi ini, petugas tidak lagi menemui kendala di lapangan seperti salah alamat yang terkadang memicu konflik dengan warga," ujar Syarwani.

Ia juga menambahkan bahwa validasi ini penting karena selama ini petugas sering mendapati alasan bahwa tanah telah berpindah tangan atau nama di sertifikat berbeda dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

Selain urusan pajak, kerja sama ini bertujuan untuk mengamankan aset pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemkab Bulungan menargetkan pengamanan legalitas terhadap kurang lebih 400 bidang aset daerah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Syarwani juga mendorong percepatan sertifikasi untuk rumah ibadah di wilayah Tanjung Selor dan sekitarnya, termasuk Masjid Agung dan gereja-gereja, agar memiliki legalitas hukum yang kuat.

Momen penandatanganan ini terasa emosional karena bertepatan dengan hari terakhir Muhammad Eka Diana menjabat sebagai Kepala BPN Bulungan sebelum memasuki masa purna tugas.

"Ini adalah sejarah dan legacy yang luar biasa bagi kami di Bulungan. Kerja sama di bawah kepemimpinan Pak Eka sangat berdampak langsung bagi masyarakat sejak dicanangkan Presiden Jokowi pada 2017 lalu. Kami mengucapkan selamat memasuki purna tugas dan terima kasih atas dedikasinya," kata Syarwani.

Kepala Bapenda Bulungan, HM. Zulkifli Salim, menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut, kedua pihak berencana melakukan studi tiru ke salah satu kabupaten percontohan di Jawa Tengah.

"Kami akan mempelajari praktik terbaik dan aplikasi yang digunakan dalam mengintegrasikan database kedua belah pihak agar implementasi di Bulungan bisa berjalan optimal," tutur Zulkifli.

Saat ini, Pemkab Bulungan juga telah mempermudah mekanisme pembayaran pajak melalui kerja sama dengan pihak perbankan secara non-tunai, sehingga wajib pajak dapat menunaikan kewajibannya dengan lebih praktis.

Kembali ke Halaman Utama